5 Ilmu Teori Pembentukan Tata Surya Berdasarkan Ahli Astronomi

5 Ilmu Teori Pembentukan Tata Surya – Tata surya, ilmu yang mempelajari semua objek langit yang terdapat di ruang angkasa dinamakan ilmu Astronomi. Solar system atau tata surya merupakan salah satu galaksi yang terdapat di alam semesta sana. Sebutan alam semesta merupakan sebutan para ilmuan astronomi untuk menggambarkan ruang angkasa beserta benda-benda langit yang ada di dalamnya.

Dalam sebuah teori ilmu astronomi alam semesta yaitu ruang angkasa dengan semua zat beserta energi yang terkandung di dalamnya. Pengetehuan pemahaman manusia tentang alam semesta pun mengalami perubahan pada setiap zaman. Sebelum di temukannya teori mengenai alam semesta ini terdiri dari banyak sekali galaksi. Sebelum itu muncul gagasan bumi adalah sebuah planet dan matahari adalah pusat dari alamsemesta. Dan pada awalnya muncul teori pertama muncul sebuah gagasan mengenai bumi adalah pusat dari alam semesta.

Teori-teori tersebut mengalami perkembangan yang mana mereka juga mempercayai bahwa di dalam tata surya terdapat planet-planet yang bergerak mengeliling matahari sebagai pusatnya yang di sebut Revolusi.

Tata surya adalah sebuah galaksi yang tediri atas matahari, beserta objek-objek planet, satelit, komet, dan asteroid,yang memiliki lintasanny masung-masing (orbit) yang berbentuk elips.

Objek- Objek Planet Meliputi Dari 8 Planet

1. Satelit

Satelit yaitu benda yang mengelilingi planet yang memiliki priode revolusi dan rotasi tertentu serta mempunyai orbit peredaran sendiri.

Satelit

Satelit

2. Komet

Komet adalah benda langit yang bentuknya kecil, komet juga sering di sebut dengan sebutan bintang berekor. Karena memiliki bentuk berekor panjang dan bentuknya pun hampir sama dengan bintang yang berkelip-kelip bercahaya, bahkan cahayanya pun nampak seperti menyala-nyala.

Komet

Komet

3. Meteor

Meteor sering dikenal sebagai bintang jatuh, karena benda-benda angkasa ada kalanya tertarik oleh gaya tarik bumi. Yang menyebabkan meteor masuk ke dalan atsmofir bumi sehingga bergesekan dengan udara dan menjadi panas lalu menimbulkan berpijar yang nampak seperti bintang jatuh.

Meteor

Meteor

4. Asteroid

Asteroid adalah planet-planet yang berukuran kecil yang memiliki lintasan di antara planet dakam dan luar yakni planet Mars dan Yupiter.

Asteroid

Asteroid

TEORI PEMBENTUKAN TATA SURYA

  • Teori Nebule/Nebula (Teori Kant dan Lapace)

Dikatakan bahwa di jagat raya terdapat gumpalan kabut yang berputar secara perlahan. Lalu gumpalan tengahnya lama kelamaan berubah menjadi gumpalan gas, yang selanjutnya menjadi matahari dan bagian kabut yang mengelilinginya berubah menjadi planet-planet dan satelitnya. Teori Nebula atau teori Kabut ini juga disebut dengan teori Nebua Kant-aplace. Kaena ada beberapa ilmuan yang membuat pernyataan di antaranya yaitu Emmanuel Swendenbork (1374), Immanuel Kant (1775) dan Piere Marques De Laplace.

  • Teori Pasang Surut atau Tidal (Jeans dan Jeffreys)

Menurut teori pasang surut pada ratusan juta tahun yang lalu sebuah bintang bergerak mendekati matahari lalu kemudian menghiolang. Dan pada saat terjadi kejadian itu separuh bagian dari matahari tertarik kemudian lepas. Pernyataan ini dikemukakan oleh 2 ilmuan bernama James H dan Harold Jefferes pada tahun 1991.

  • Teori Planetesimal

Teori Planetesimal yaitu planet kecil yang mengelilingi sebuah inti yang berbentuk gas. Peori ini pertama kali dikemukakan oleh seorang astronom bernama Forest R. Moulton (1878-1952) dan ahli kebumian Thomas C. Chamberlin (1834-1928)

  • Teori Bintang Kembar

Dulu matahari yang mungkin merupakan bintang, kemudian bintang yang kembar itu dari salah satunya meledak menjadi kepingan-kepingan. Karena adanya pengarug gaya grafitasi bintang maka kepingan yang lainnya menjadi bergerak mengelilingi bintang itu yang kemuduan menjadi planet. Dan bintang yang satunya yang tidak meledak menjadi metahari. Teori ini di usulkan oleh R.A Lyttleton pada tahun 1956 merupakan seorang setrinom inggris.

  • Teori Awan Kabut atau Proto Planet

Teori awan kabut atau proto planet adalah sistem tata surya terbentuk oleh sejumlah awan gas yang begitu banyak. Gulma awan gas itu menjadimenyusut lalu menarik partikel-partikel debu sampai berbentuk seperti bola, kemudian gulma bola tersebut memilin menjadi sebuah piringan cakram. Dam pada bagian tengah cakram tersebut berputar lambat sehingga panas dan tekanannya menjadi panas. Teori ini diajukan oleh Carl Von Weizsaecker kemudian di sempurnakan oleh Grand P. Kuiper sekitar tahun 1950.

Baca juga : Pengertian Besaran Dan Satuan Beserta Contohnya

Baiklah demikian itulah teori pembentukan tata surya yang dapat kami berikan, tentu saja teori ini belum terbukti secara seluruhnya. Mana teori yang benat dan mena teori yang bukan. Karena semua teori tersebut merupakan perkiraan manusia yang digunakan sebagai pendekatan untuk kebenaran yang sesungguhnya. Terimakasih.

 

5 Ilmu Teori Pembentukan Tata Surya Berdasarkan Ahli Astronomi | fadli | 4.5
Dukung kami dengan klik Like
×