Pengertian, Ciri Dan Macam – Macam Ras

Pengertian Ras

Mengingat Indonesia adalah negara yang multikuntural, maka jika kita mendengar kata RAS sudah tidak asing lagi bukan? Karena, negara Indonesia mempunyai beragam RAS yang terbentang dari sabang sampai merauke. Di lihat dari dari berbagai perspektif yang berlainan, RAS mempunyai cakupan makna yang luas.

Ras adalah sebuah sistem pengelompokan yang digunakan untuk mengklasifikasikan manusia ke dalam populasi atau kelompok besar dan berbeda dengan ciri tenotipe, fisik, asal-usul geografis, dan suku yang diwarisinya.
Selain itu, pengertian lain dari ras secara umum yakni pengelompokkan berdasarkan ciri biologis, tidak menurut ciri-ciri sosiostruktural. Sehingga bisa diartikan bahwa Ras merupakan suatu golongan penduduk suatu daearah yang mempunyai sifat-sifat keturunan tertentu yang berbeda dengan penduduk daerah yang lain.

Macam-Macam Ras Secara Umum

Terdapat berbagai pendapat para ahli tentang macam-macam ras di dunia, salah satunya yaitu A. L. Krober. Menurut A. L. Krober, ia berpendapat bahwa Ras di dunia ini dibedakan menjadi 4 diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Ras Mongoloid

Adalah ras yang mempunyai ciri kulit yang berwarna kuning. Adapun golongan bangsa yang termasuk Ras Mongoloid yaitu :
a. Asiatic Mongloid (Asia Utara, Asia Tengah, dan Asia Timur).
b. American Mongoloid (Orang Eskimo di Amerika Utara sampai penduduk Terra del Frugo di Amerika Selatan).
c. Malayan Mongoloid (Asia Tenggara, Kepulauan Indonesia, Malaysia, dan Filipina).

2. Ras Negroid

Adalah jenis ras yang mempunyai ciri fisik berkulit warna hitam. Golongan bangsa yang termasuk kedalam jenis ras ini antara lain :
a. African Negroiud (Benua Afrika), Negrito (Afrika Tengah, Semenanjung Melayu, dan Filipina), dan b. Melanisia (Papua dan Melanisia).

3. Ras Kaukasoid

Adalah jenis ras dengan ciri yang melekat kulit berwarna putih. Golongan bangsa yang termasuk ke dalam ras ini di antaranya yaitu :
a. Nordic (Eropa Utara sekitar Laut Baltik)
b. Alpine (Eropa Tengah dan Eropa Timur)
c. Mediterania (sekitar Laut Tengah, Afrika Utara, Amerika, Arabia, Armenia, dan Iran).

4. Ras khusus yang tidak bisa diklasifikasikan

Yang termasuk ke dalam klasifikasi ras, diantaranya adalah :
a. Australoid (penduduk asli Australia)
b. Bushman (daerah Gurun Kahari di Afrika Selatan)
c. Veddoid (Pedalaman Sri Lanka dan Sulawesi Selatan)
d. Ainu (Pulau Kurufoto dan Hokaido di Jepang bagian utara).
e. Polynesian (Kepulauan Mikronesia dan Polinesia)

Baca juga : Pengertian Sosiologi Berdasarkan Para Ahli Dan Fungsi Ilmunya

Pengklasifikasian Ras Secara Umum

Pengklasifikasian atau pengelompokkan ras pada dasarnya bisa dibedakan dengan cara melihat ciri atau tanda fisik atau sifat fisik yang menurun. Adapun ciri-ciri fisik tersebut antara lain sebagai berikut :

Bentuk badan

Bentuk Badan

Bentuk Badan

Pengelompokkan berdasarkan ciri bentuk badan ini sebenarnya nilainya tidak begitu besar.Dapat dikatakan bahwa manusia dewasa tingginya mempunyai rata-rata sekitar 150 – 178 cm.

Bentuk kepala

Bentuk Kepala

Bentuk Kepala

Bentuk kepala diukur dengan mengetahui indeks kepala, adapun cara menghitungnya yakni dengan membagi lebar kepala dengan panjang kepala dikalikan 100. Kepala manusia sendiri terdiri atas 7 bentuk, yaitu hyperdolicocephalis, dolichocephalis, hyperbracycephalis, ultradolichocephalis, mesocephalis, brachycephalis, dan ultrabracycephalis.

Bentuk air muka dan tulang rahang bawah

Bentuk Tulang Kepala

Bentuk Tulang Kepala

Bentuk air muka dan tulang rahang bini ada 5 hal yang perlu diperhatikan, yakni :

1. kebanyakan orang Asia Timur, beberapa bangsa Rusia, bangsa Indian, dan orang Pasifik Selatan mempunyai bentuk tulang pipi yang terlihat menonjol ke luar.
2. Pronagtisme merupakan derajat proyeksi dari bagian muka dan air muka.
3. Lebar muka, yaitu jarak maksimum antara dua pipi. Panjang muka, yaitu jarak maksimum antara batas tulang dahi dan tulang hidung, serta bagian paling bawah dari tengah-tengah tulang rahang atas. Indeks muka bisa dihitung dengan cara membagi panjang dan lebar dikali 100.
4. Untuk gigi kurang begitu bermanfaat dan ditekankan, sebab bentuk gigi pada manusia pada dasarnya tidak begitu mempunyai perbedaan yang signifikan.
5. Manusia modern dan manusia purba sendiri memiliki perbedaan yang cukup terlihat, yaitu manusia purba tidak mempunyai tulang dagu. Tulang dagu tersebut cara berkembang pada manusia lebih tinggi tingkat evolusi.

Bentuk rambut

Bentuk Rambut

Bentuk Rambut

Bentuk rambut ada yang lurus, bergelombang, dan seperti wol.

Bentuk hidung

Bentuk Hidung

Bentuk Hidung

Indeks hidung bisa dihitung dengan cara membagi panjang dan juga lebar dari hidung dan dikalikan 100. Terdapat macam- macam bentuk hidung, misalnya lebar (playhyrrhine), sempit (leptorrhine) dan sedang (mesorrhine).

Warna kulit, warna rambut, dan warna mata

Warna Kulit

Warna Kulit

Warna kulit manusia dibagi menjadi dua, yaitu hitam dan putih. Selain itu, ada juga warna kulit lain seperti cokelat hitam pada orang Negro, kuning pada orang Tionghoa, sawo matang pada orang Dravida dan kuning cokelat pada orang Polynesia.
Selain warna kulit yang beragam, warna rambut juga beragam ada yang putih, hitam, pirang, kekuningan dan cokelat.
Untuk warna mata ada yang cokelat, hitam, biru, abu-abu, dan hijau.

Baca juga : Pengertian Ilmu Ekonomi Menurut Para Ahli

Nah, itulah tadi artikel yang bisa kami sajikan. Semoga bisa menambah pengetahuan bagi si pembaca. Terimakasih !

Pengertian, Ciri Dan Macam – Macam Ras | fadli | 4.5