Pengertian Hak Asasi Manusia Secara Umum

Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) menurut pemikiran para ahli berpendapat bahwa, Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak-hak yang mendasar yang telah dimiliki setiap pribadi seorang manusia sebagai anugerah Tuhan yang dibawanya sejak lahir didunia. Adapun pengertian HAM yaitu menurut perserikatan bangsa-bangsa (PBB) merupakan hak-hak yang telah melekat dengan kemanusiaan seseorang manusia itu sendiri, yang mana apabila tanpa hak itu seorang manusia tersebut mustahil atau tidak mungkin hidup sebagai manusia. Secara umum Hak Asasi Manusia sering sekali dideskripsikan sebagai Pelanggaran-pelanggaran HAM yang mana membuat seorang manusia tersebut prihatin dengan semua yang telah terjadi, sehingga kita perlu tahu lebih jelas tentang apa dan bagaimana hak asasi manusia seperti dibawah ini.
Dari sekian pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) diatas bisa disimpulkan bahwa sebagai anugerah dari Tuhan kepada makhluknya, hak asasi tidak bisa dijauhkan atau dipisahkan dari eksistensi pribadi individu atau seseorang manusia tersebut. Hak asasi tidak akan bisa dilepas dengan kekuasaan ataupun juga dengan hal-hal lainnya, apabila itu sampai terjadi, maka akan memberikan dampak pada manusia yaitu manusia akan kehilangan martabat yang sebenarnya menjadi inti nilai kemanusiaan.
Walapun demikian, bukan berarti bahwa perwujudan hak asasi manusia bisa dilakukan secara mutlak dikarenakan bisa melanggar hak asasi orang lain. Memperjuangkan hak sendiri sembari mengabaikan hak orang lain adalah tindakan yang tidak manusiawi. Kita wajib menyadari bahwa hak-hak asasi kita selalu berbatasan dengan hak-hak asasi orang lain, karena itulah ketaan terhadap aturan menjadi penting.

Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan norma-norma atau prinsip-prinsip moral, yang mendeskripsikan tentang standar tertentu dari suatu perilaku manusia tersebut, yaitu bagaimana harus memperlakukan sesama manusia yang benar menurut hukum yang belaku, dan dalam hukum kota dan internasional manusia dilindungi secara teratur sebagai hak-hak hukum. Mereka pada umumnya dapat dipahami sebagai hal yang sangat mutlak sebagai hak-hak dasar “yang seseorang tersebut secara inheren dapat atau berhak dikarenakan ia merupakan manusia”, dan juga yang “melekat terhadap semua manusia” maupun itu dari agama, bahasa, lokasi, bangsa, asal-usul etnis atau status lainnya. Hal ini berlaku di manapun dan pada setiap kali dalam arti yang universal, dan ini juga egaliter didalam arti yang sama terhadap setiap orang. Hak Asasi Manusia atau HAM inipun membutuhkan aturan hukum dan empati serta memaksakan kewajiban terhadap orang-orang, yaitu untuk menghormati hak asasi manusia dari orang lain disekitarnya. Berdasarkan situasi atau keadaan tertentu mereka tidak harus diambil kecuali sebagai hasil dari proses hukum;contohnya, hak asasi manusia atau HAM yang mungkin juga termasuk kebebasan dari penjara, melanggar hukum , penyiksaan, dan eksekusi.

Doktrin dari hak asasi manusia atau HAM ini telah banyak atau bahkan sangat berpengaruh didalam hukum internasional, lembaga-lembaga regional dan global. Tindakan oleh organisasi-organisasi non-pemerintah dan negara-negara telah membentuk dasar dari kebijakan publik di seluruh dunia. Ide HAM ini menunjukkan bahwa “Apabila wacana publik dari masyarakat umum atau global mengenai perdamaian bisa dikatakan mempunyai bahasa moral yang umum, hal ini merujuk ke hak asasi manusia.” Klaim yang kuat yang telah dibuat oleh doktrin hak asasi manusia sampai hari ini akan terus memprovokasi skeptisisme yang cukup besar dan perdebatan tentang isi, sifat dan pembenaran hak asasi manusia. Arti yang tepat atau yang pas dari hak asasi ini akan dapat memicu kontroversial dan merupakan subyek perdebatan filosofis yang continue atau berkelanjutan; sementara itu ada konsensus bahwa hak asasi manusia ini meliputi berbagai hak seperti hak untuk mendapatkan pengadilan yang adil, perlindungan terhadap prilaku perbudakan, larangan tentang genosida, kebebasan untuk berbicara, atau hak atas pendidikan, ada ketidaksetujuan atau perbedaan pendapat tentang mana hak tertentu yang harus dimasukkan didalam kerangka umum hak asasi manusia; beberapa pemikir menunjukkan bahwa hak asasi manusia harus atau wajib menjadi persyaratan minimum untuk menghindari pelanggaran terburuk, sementara yang lain melihatnya sebagai standar yang lebih tinggi.

 

Demikian penjelasan singkat tentang Pengertian Hak Asasi Manusia Secara Umum dari ane. Jika kamu merasa artikel ini bermanfaat, tolong bantu share ya. Terimakasih 🙂

Baca juga Pengertian Wesel, Keuntungan, Serta Syaratnya.

Dan jangan lupa baca artikel ane yang lain disini.

Pengertian Hak Asasi Manusia Secara Umum | fadli | 4.5
Dukung kami dengan klik Like
×